Sumber Vitamin C tertinggi Di Dalam Buah – Buahan

Sumber vitamin c tertinggi di dalam buah buahan . Data kandungan nutrisi diambil dari USDA National Nutrien. Dihitung per 100 gram potongan buah dalam keadaan segar, tanpa diolah.

1. Jambu biji Mengandung 228,3 mg

Sejauh ini, buah jambu biji diketahui merupakan sumber vitamin C paling kaya. Kandungannya tertinggi dibanding buah-buahan lainnya. Jambu biji merupakan buah-buahan tropis yang tumbuh dengan baik di Indoensia. Jadi bila anda membutuhkan asupan buah yang banyak mengandung vitamin C dari buah-buahan, tak perlu mencari buah yang mahal. Cukup dengan jambu biji saja!

2. Kismis Mengandung (181 mg)

Kismis jarang dijumpai dalam bentuk segar. Biasanya dihidangkan dalam bentuk kering. Kismis biasa dijasikan bahan tambahan untuk mempercantik kue dan roti.

Pelajari juga Buah buahan yang  mengandung vitamin c

3. Kiwi Gold Mengandung (161,3 mg)

Sampai saat ini buah kiwi tidak bisa ditanam di Indonesia. Namun dipasaran mudah didapatkan dari impor. Terdapat dua jenis buah kiwi yakni kiwi gold dan kiwi hijau. Kiwi hijau memiliki kandungan vitamin C-nya sekitar 92,7 mg lebih rendah dari kiwi gold.

Kiwi adalah buah yang mengandung vitamin C sebanyak 84 gram per satu buah. Kandungan vitamin C yang terkandung di buah kiwi juga lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan vitamin C dalam jeruk. Kandungan antioksidan vitamin C-nya yang tinggi membuat kiwi dapat membantu tubuh melawan infeksi dan radikal bebas dalam tubuh.

Buah kiwi juga mengandung vitamin A, vitamen E, dan vitamin K. Sedangkan, mineral yang terkandung dalam kiwi adalah kalium, mangan, zat besi, dan magnesium. Selain itu, buah kiwi juga sebagai sumber makanan yang kaya akan asam lemak omega 3, di mana omega 3 dapat membantu Anda menurunkan risiko penyakit jantungdan stroke

4. Lengkeng (84 mg)

Buah lengkeng daging buahnya tidak jauh berbeda dengan leci, hanya saja kulit buahnya berwarna coklat. Belakangan ada juga buah lengkeng dengan kulit buah berwarna merah.

5. leci (71.5 mg)

Buah ini memiliki rasanya manis, bentuknya seperti rambutan tapi tidak memiliki rambut. Daging buah berwarna putih dengan kulit merah. Rasanya manis asam.

6 Jeruk (71 mg)

Jeruk mungkin buah buahan yang sangat populer sebagai sumber vitamin C. Buah ini sering dijadikan icon produk-produk vitamin C untuk suplemen maupun multivitamin. Namun ternayata jeruk bukan buah yang memiliki kandungan vitamin C paling tinggi.

7 Kesemek (66 mg)

Kesemek sebenarnya adalah bukan buah tropis, tapi masih bisa tumbuh di Indonesia terutama di dataran yang tinggi. Buah ini banyak ditemukan di Asia Timur, seperti Cina dan Jepang. Kesemek ada yang bisa langsung dimakan ada juga yang tidak karena rasanya sepat.

8 Jeruk nipis (61 mg)

Jeruk nipis termasuk kedalam kelompok sitrus. Rasanya seperti buah lemon sangat kecut / asam, biasanya dapat dikonsumsi dengan cara diperah airnya untuk dijadikan minuman.

9. Pepaya (60,9 mg)

Pepaya merupakan buah-buahan tropis. Ketersediaannya melimpah dan harganya murah. Daging buah pepaya warnanya merah rasanya manis. Lihat selengkapnya tentang buah pepaya.

10. Stroberi (58,8 mg)

Buah stroberi Setengah gelas (125 ml) stroberi mengandung 52 mg vitamin C. Sedikit di bawah kandungan vitamin C dalam jeruk, tetapi buah stroberi tetap mempunyai banyak manfaat bagi tubuh. Selain vitamin C,buah stroberi juga mengandung antosianin dan asam ellagic. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi stroberi dapat membantu mencegah Anda dari kanker, penuaan, peradangan, dan penyakit saraf.

Buah stroberi kaya akan kandungan antioksidan dan juga mengandung vitamin B kompleks, vitamin A, vitamin E, kalium, mangan, , zat besi, dan iodium, yang tentunya sangat berguna bagi tubuh kita.

11. Lemon (53 mg)

Lemon merupakan kelompok sitrus (citrus) dengan rasa yang lebih asam. Meskipun sama-sama berasa kecut, lemon berbeda dengan jeruk nipis (key lime).

Karena rasanya yang asam lemon jarang dikonsumsi langsung, buah ini biasanya diambil sarinya untuk dijadikan minuman. Minuman air lemon ditambah dengan air putih populer sebagai detox.

12. Nanas (47,8 mg)

Kandungan vitamin C buah nanas sangat tinggi. Dengan mengonsumsi 100 gram buah nanas, separuh kebutuhan harian vitamin C tubuh kita sudah terpenuhi. Tapi hati-hati, buah ini memiliki kandungan asam oksalat tinggi yang bisa membuat bibir gatal.

13. Melon (36,7 mg)

Buah melon masih satu kelompok dengan buah semangka, blewah dan mentimun. Buah ini sama-sama memiliki kadar air tinggi.

Melon mempunyai kandungan vitamin A, vitamin B6 dan vitamin C. Dengan memakan buah melon sebanyak 100 gram, sekitar 60% kebuthan harian vitamin A dan C kita sudah terpenuhi. Selain itu, buah melon juga kaya dengan kalium dan likopen. Kedua zat ini berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.

14. Mangga (36,4)

Indonesia merupakan salah satu penghasil mangga terbesar di dunia disamping India, Cina, Thailand, Meksiko, Pakistan dan Filipina. Buah mangga banyak diekspor ke Eropa, Amerika Serikat dan Jepang. Selain produsen Indonesia juga jadi tujuan ekspor buah mangga.

Buah mangga rasanya memang manis namun memiliki indeks glikemik rendah. Jadi meskipun manis buah ini tidak akan meningkatkan kadar gula darah secara berlebihan. Kandungan vitamin buah mangga terbilang lengkap, yaitu vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, B9, C, E dan K.

 

15. Belimbing (34,4 mg)

Belimbing termasuk dalam buah-buahan tropis. Bentuknya unik, bila dibelah secara melintang berbentuk seperti bintang. Oleh karena itu sering disebut sebagai star fruit.

Belimbing kaya dengan antioksidan terutama poligenol. Zat ini berguna untuk menekan keberadaan radikal bebas daam tubuh. Kandungan kalori dalam buah belimbing cukup rendah, hanya 31 kalori per 100 gram. Lihat selengkapnya tentang buah belimbing.

16. Anggur (31,2 mg)

Hanya beberapa tempat di Indonesia yang dapat memproduksi buah anggur dengan baik. Kebanyakan buah anggur yang beredar di pasaran didatangkan dari negara lain. Dari total produksi anggur hanya seperempatnya yang dikonsumsi sebagai buah segar, kebanyakan hanya digunakan sebagai bahan baku minuman wine.

Buah anggur memiliki kandungan vitamin B1,B2,B3,B6,B9,C,E dan K. Anggur merupakan salah satu sumber vitamin K. Dengan mengonsumsi 100 Gram buah anggur, kita dapat mencukupi 14% kebutuhan harian vitamin K.

17. Markisa (30 mg)

Markisa bisa tumbuh baik di daerah tropis maupun sub tropis. Buah ini rasanya asam, jarang dimakan langsung kecuali kuat dengan kecutnya. Biasanya disajikan dalam bentuk sirup yang telah ditambahkan gula.

Markisa merupakan salah satu buah yang kaya dengan zat besi. Dalam 1 takaran 100 (g) gram terdapat 4 miligram zat besi, jumlah ini mencukupi hampir setengah kebutuhan harian. Buah markisa mempunyai kandungan vitamin C, vitamin A, dan vitamin B6.

18 Sukun (29 mg)

Sukun atau dikenal juga sebagai buah roti, karena ketika dibakar tekstur daging buahnya empuk seperti roti. Asalnya dari daerah Oseania, kepulauan di bagian timur Indonesia. Buah sukun tumbuh subur di dataran rendah dan daerah pantai.

Di beberapa negara sukun dijadikan makanan pokok, sebagai sumber karbohirat. Buah sukun tidak biasa dimakan langsung. Untuk mengonsumsinya harus diolah terlebih dahulu dengan cara dikukus, dibakar, direbus, digoreng atau dijadikan tepung. Buah sukun kaya dengan vitamin C dan vitamin B6.

 

Demikian Sumber vitamin c tertinggi yang terkandung dalam buah buahan semoga dapat bermafaat dan menjadi referensi pengetahuan.Wassalam.