Berikut Ini Macam-Macam Gula Dan Fungsinya Yang Harus Anda Ketahui

Berikut ini macam-macam gula dan fungsinya yang harus Anda ketahui yaitu gula adalah pemanis makanan atau minuman sekaligus bumbu dapur. Gula ini memiliki berbagai macam berserta fungsi atau kegunaanya.

Siapa sih yang nggak tau gula? Semua orang pasti taulah ya dengan nama gula. Walaupun banyak macam gula dan namanya pun sama, tetapi cara pengolahannya berbeda setelah jadi namanya pun sudah berbeda.

Selain rasanya yang manis, gula ini memiliki warna dan bentuk yang berbeda. Karena bahan dan pengolahannya yang digunakan berbeda, ya hasilnya pun berbeda pula.

Jika Anda lebih mengerti atau ingin tahu, Apa aja sih macam-macam gula? Dan fungsinya apa saja? Baiklah oleh karena itu, disini kami akan memberikan untuk Anda. Berikut ini ulasannya.

Baca juga : Sehat Dan Nikmat?! Inilah Resep Es Krim Green Tea Enak!

Berikut Ini Macam-Macam Gula Dan Fungsinya

1. Gula Pasir

Gula tersebut merupakan hasil kristalisasi oleh cairan tebu. Pemanis ini biasanya berwarna putih, tetapi  ada pula yang berwarna coklat (raw sugar). Kenapa  dinamai gula pasir karena bentuknya yang seperti pasir.

Kebanyakan gula pasir ini digunakan untuk pemanis dalam minuman, kue, makanan, dan beberapa resep scrub kecantikan.

Baca juga : Ini Dia Macam-Macam Gula Yang Wajib Anda Ketahui

2.Crystalized Sugar (Gula Pasir Kasar)

Crystalized sugar atau gula pasir krital atau gula pasir kasar ini  juga merupakan hasil kristalisasi cairan pada tebu. Sangat berbeda dengan gula pasir, karena gula ini memiliki batir yang lebih kasar.

Gula kristal jenis ini memiliki bebagai varian warna. Biasanya gula jenis ini difungsikan sebagai taburan pada biskuit sebelum dipanggang, karena crystalized sugar ini tidak meleleh dalam suhu oven.

3. Gula Kastor (Caster Sugar)

Caster gula ini memiliki warna putih yang bersih. Gula kastor juga memiliki bentuk yang lebih halus daripada gula pasir. Karena sifatnya yang mudah bercampur, maka gula ini sering difungsikan sebagai bahan campuran untuk pemanis dalam adonan kue, cookies, pastry, dan lain sebagainya.

Caster sugar tersebut bisa dibuat dengan memasukkan gula pasir ke kantong plastik yang kemudian  memukul-mukulnya hingga hancur. Setelah itu, diayak  dan hasil ayakannya dapat menggantikan gula kastor.

4. Icing Sugar Atau Confection Sugar (Gula Bubuk)

Gula icing yang biasa kita kenal sebagai gula bubuk yaitu gula yang telah mengalami penghalusan sehingga berbentuk bubuk gula.

Karena sifatnya yang begitu halus, gula icing baik digunakan untuk membuat krim untuk cake, taburan untuk cake, atau taburan untuk kue kering. Ada berbagai jenis gula bubuk yang mengandung pati jagung sehingga tidak menggumpal.

5. Gula Donat

Ya, sesuai namanya, gula donat merupakan gula yang difungsikan sebagai bahan taburan donat. Tekstur gula ini halus seperti gula tepung dan memiliki berwarna putih. Hal yang membedakannya pada gula tepung rasa dingin yang dimiliki gula donat yaitu jika telah masuk ke dalam mulut kita.

Keistimewaan lainnya dari gula ini adalah gula donat tidak basah jika tekena minyak. Selain untuk taburan donat, telah mulai banyak pembuat kue kering, seperti putri salju yang menggunakan gula donat untuk taburannya.

6. Rock Sugar (Gula Batu)

Gula batu  atau rock sugar ini merupakan gula yang dibuat dari  kristalisasi gula pasir, yang melalui bantuan air yang dipanaskan hingga mencapai kondisi jenuh dan lalu menjadi dingin.

Rock sugar pertama kali dibuat di negara Iran pada abad ke-9 M, ini biasanya memiliki bentuk berupa bongkahan, dan membuat gula ini tidak mudah larut dalam air panas. Pada  gula ini umumnya digunakan untuk menikmati seduhan teh.

7. Gula Aren

Disebut juga dengan gula palm, gula semut. Sebab, bentuk dari gula ini mirip seperti rumah semut yang ada di permukaan tanah. Palm sugar ini diperoleh dengan menyadap tandan bunga jantan pohon enau (pohon kolang-kaling, Arenga pinnata, arenpalm atau zuikerpalm) yang mulai mekar dan menghamburkan serbuk sari yang berwarna kekuning-kuningan.

Tandan ini mula-mula dimemarkan dengan dipukuli hingga beberapa kali selama beberapa hari, sampai keluar cairan dari dalamnya. Tandan yang kemudian dipotong dan di ujungnya digantungkan tahang bambu untuk menampung cairan yang menetes (nira).

Setelah nira aren terkumpul segera dimasak hingga mengental dan menjadi gula cair. Selanjutnya, ke dalam gula cair ini dapat dibubuhkan bahan pengeras seperti getah nangka dan bahan lainnya , agar gula dapat membeku serta dapat dicetak menjadi gula aren bongkahan (gula gandu).

Gula aren ini difungsikan sebagai pemanis dalam pembuatan kopi. Sebab, kandungan minreal dan gizinya pun lebih baik dari gula kelapa.

Ya kurang lebih itu macam-macam gula dan fungsinya yang kami sampaikan semoga sangat beranfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih.