Cara Membuat Rendang Padang Asli Empuk dan Enak

Pada artikel kali ini, saya akan membahas cara membuat rendang padang asli empuk dan enak. Cara pembuatannya sangatlah mudah dan dapat kamu coba sendiri dirumah. Yuk simak artikel berikut ini!

Asal-usul Rendang

Rendang adalah masakan daging asli Indonesia yang berasal dari Minangkabau. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak suhu rendah dalam waktu lama menggunakan aneka rempah-rempah dan santan.

Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga yang tinggal hanyalah potongan daging berwarna hitam pekat dan dedak.

Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna cokelat terang keemasan.

Jenis-jenis Rendang

Dalam memasak daging berbumbu dalam kuah santan, jika ditinjau dari kandungan cairan santan, sebenarnya terdapat tiga tingkat tahapan, mulai dari yang terbasah berkuah hingga yang terkering: gulai—kalio—rendang.

Dari pengertian ini rendang sejati adalah rendang yang paling rendah kandungan cairannya. Akan tetapi, secara umum dikenal ada dua macam jenis rendang yaitu rendang kering dan basah.

Rendang Kering

Merupakan rendang sejati dalam tradisi memasak Minang. Rendang ini dimasak dalam waktu berjam-jam lamanya hingga santan mengering dan bumbu terserap sempurna.

Dihidangkan untuk perhelatan istimewa, seperti upacara adat, kenduri, atau menyambut tamu kehormatan. Rendang kering biasanya berwarna lebih gelap agak cokelat kehitaman.

Jika dimasak dengan tepat, rendang kering dapat tahan disimpan dalam suhu ruangan selama tiga sampai empat minggu, bahkan dapat bertahan hingga lebih dari sebulan jika disimpan di kulkas, dan enam bulan jika dibekukan.

Beberapa kalangan berpendapat bahwa cita rasa rendang asli Minang adalah yang paling lezat dan tiada dua jauh berbeda dengan rendang di sejumlah kawasan Melayu lainnya.

Rendang basah atau Kalio

Di Belanda adalah kalio yang masih basah berkuah. Adalah rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat, santan belum begitu mengering sempurna, dan dalam suhu ruangan hanya dapat bertahan dalam waktu kurang dari satu minggu.

Rendang basah berwarna cokelat terang keemasan dan lebih pucat. Juga dikenal di negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura.

Rendang yang ditemukan di Malaysia lebih mirip kalio, berwarna lebih pucat dan basah dengan cita rasa yang tidak begitu kuat. Cara Membuat Rendang Padang Asli Empuk dan Enak.

Cara Membuat Rendang Padang Asli Empuk dan Empuk

Bahan-bahan          

  • 2 kg daging sapi tanpa lemak (potong potong)
  • 2 liter santan dari 4 butir kelapa
  • Secukupya garam dan kaldu bubuk
  • Cabai merah keriting sesuai selera
  • Sesuai selera cabai rawit merah
  • Cabai merah besar
  • 153 gr bawang merah
  • 18 siung bawang putih
  • 15 cm kunyit
  • 3 sdt jintan
  • 3 sdt adas
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 5 cengkeh
  • 9 butir kemiri
  • 2 sdt lada bubuk
  • 5 sdt ketumbar bubuk
  • 17 cm jahe
  • Laos 17  cm

Langkah-langkah

  1. Masukkan bumbu halus dan bumbu daun ke wajan. Tambahkan santan. Nyalakan api sedang dan masak hingga santan mendidih.
  2. Kecilkan api (paling kecil apinya). Masukkan daging. Beri garam dan kaldu bubuk. Masak hingga daging matang juga bumbu meresap. Koreksi rasa.
  3. Masak sambil diaduk (agar tidak hangus) hingga air sat / habis dan daging akan mengeluarkan minyak.
  4. Bila daging belum empuk, tambahkan air dan masak sampai air habis. Penambahan air bisa dilakukan berulang sampai daging empuk barulah satkan / masak habis airnya.

Baca Juga : Cara Memasak Nasi dengan Rice Cooker

Kandungan Gizi Rendang

Pengolahan rendang tidak bisa dipungkiri, akan berdampak positif dan negatif terhadap nilai gizinya. Sisi positifnya, pengolahan yang begitu rumit membuat usus lebih mudah mencerna daging, karena tekstur dagingnya menjadi lebih empuk.

Selain itu, jenis protein daging rendang paling mudah dicerna dibandingkan daging mentah dan daging kalium. Saat melewati usus, asam amino dari daging rendang paling banyak diserap dan masuk ke dalam tubuh.

Namun, rendang yang pada dasarnya tinggi lemak dan protein akan mengalami perubahan nilai gizi saat dimasak. Karena dimasak paling lama dibandingkan gulai dan kali, kandungan asam amino esensial dalam rendang biasanya paling rendah. Di sisi lain, persentase lemak adalah yang tertinggi.

Hal ini terjadi karena daging yang telah lama mengalami proses pemanasan menyebabkan reaksi antara asam amino (dari protein) dengan gula atau asam amino dengan produk oksidasi lemak. Kondisi ini dikenal sebagai reaksi Maillard.

Reaksi Maillard mengubah kualitas makanan, baik dari segi aroma, rasa, warna, tekstur dan komponen nutrisi. Selama produksi rendang, asam amino esensial seperti lisin dan leusin dalam daging rusak.

Asam amino esensial itu sendiri adalah asam amino yang harus memenuhi kebutuhannya, yang harus dicerna setiap hari melalui makanan, karena tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri.

Penurunan asam amino esensial dari daging mentah ke daging kalium menurun dari 11,42 persen menjadi 6,20 persen. Sedangkan penurunan asam amino esensial dari daging kalium ke daging rendang dapat menurun sebesar 17,55 persen karena proses pemanasan yang lama.

Kesimpulannya, jika dibandingkan dengan Gulai atau Kalio, daging rendang sebenarnya paling baik untuk mempermudah proses pencernaan karena teksturnya lebih mudah dicerna. Dalam hal kandungan gizi, bagaimanapun, rendang memiliki peringkat terendah dalam hal asam amino esensial dibandingkan dengan kari dan kalium.

Manfaat Rendang Bagi Kesehatan

1. Kaya akan vitamin dan mineral

Saat Anda menikmati rendang, Anda bisa menyimpan vitamin dan mineral. Yaitu kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1 dan zat besi. Intinya adalah mengoptimalkan fungsi tubuh Anda.

2. Kaya akan protein

Rendang dibuat dari daging sapi sebagai bahan bakunya. Tentu saja, ini adalah sumber protein hewani yang rendah lemak. Protein juga sangat penting untuk pertumbuhan dan regenerasi sel-sel tubuh yang rusak.

3. Rempah-rempah bisa menangkal penyakit

Cabai digunakan dalam produksi rendang, dan itu berarti bahwa capsaicin yang dikandungnya dapat melawan bakteri, bersifat anti-karsinogenik dan analgesik.

Selain itu, daun jeruk nipis, serai merica, kunyit, dan bumbu lainnya juga bermanfaat sebagai antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Oleh karena itu, tidak perlu diragukan lagi keefektifan Rendang.

Bahaya Mengonsumsi Rendang Secara Berlebihan

1. Meningkatkan kadar kolesterol

Makan berbagai makanan berlemak dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit.

Daging sapi yang kita makan terkadang mengandung lemak yang tinggi, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol.

Kolesterol yang cukup tinggi dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti stroke dan penyakit jantung.

2. Dehidrasi

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa terlalu banyak makan daging sapi dapat menyebabkan tubuh menjadi dehidrasi. Terlalu banyak protein dalam tubuh dapat menyebabkan ginjal memproduksi urin yang lebih pekat.

Dehidrasi yang sering Anda biarkan dapat menyebabkan kulit pada tubuh menjadi kusam, meningkatkan nafsu makan, yang dapat berujung pada obesitas.

3. Menyebabkan masalah pencernaan

Pencernaan yang baik biasanya diperlukan dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi. Daging sapi mengandung lebih banyak lemak daripada serat.

Makan terlalu banyak makanan berlemak seperti daging sapi dapat menyebabkan masalah pencernaan karena lemak tidak mudah dicerna oleh tubuh.

Untuk menghindari masalah pencernaan, kurangi makan daging sapi dan ganti dengan makanan berserat tinggi seperti buah dan sayuran.

4. Menyebabkan sakit kepala

Makan terlalu banyak daging dapat menyebabkan sakit kepala karena tubuh mengalami dehidrasi. Jika tidak segera ditangani akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Selain itu, mengonsumsi makanan berlemak tinggi seperti daging sapi dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, yang pada akhirnya juga dapat menyebabkan sakit kepala.

5. Menyebabkan bau mulut

Makan makanan yang cukup tinggi protein seperti daging sapi dapat melepaskan keton, yang dapat meningkatkan tingkat energi dalam tubuh.

Namun, jika Anda makan terlalu banyak daging sapi, zat-zat ini dapat dikeluarkan melalui mulut Anda, yang pada gilirannya dapat menyebabkan bau mulut.

6. Menyebabkan peradangan dalam tubuh

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa lemak jenuh yang terdapat pada daging dapat menyebabkan peradangan pada tubuh.

Makan terlalu banyak daging sapi dapat menyebabkan laju peradangan menjadi lebih cepat dan fungsi organ dalam tubuh memburuk.

Sekian artikel Cara Membuat Rendang Padang Asli Empuk dan Empuk, semoga bermanfaat untuk kita semua.