Komplit….! Berbagai Cara Membuat Dodol dan Analisa Usahanya

Apa Itu Dodol?

Cara Membuat Dodol – Dodol adalah panganan manis dari Negara Indonesia juga Negara Malaysia. Proses pembuatan dodol bermutu tinggi membutuhkan waktu yang lama dan membutuhkan keahlian khusus. Bahan utama dalam membuat dodol adalah santan kelapa, tepung ketan, gula pasir, gula merah, dan juga Garam.

Bahan tambahan pada dodol adalah yang menentukan rasa dalam dodol ada rasa durian, jahe, sirsak, dan masih banyak lagi.  Jika jenis dodol yang dibuat dari durian disebut dengan dodol durian. Lalu dodol dari sirsak disebut dengan dodol sirsak. Selanjutnya jika dodol dari nangka disebut dengan dodol nangka. Kemudian dodol dari jahe disebut dengan dodol jahe. Makanan Dodol khas Garut disebut dodol Garut.

Olahan Dodol Nusantara

Kalimantan Selatan dodol disebut dengan Kandangan. Olahan Dodol durian juga disebut dengan Lempok. Bila tidak ada campuran bahan perasa yang lainnya maka disebut dodol saja. Maka dodol tersebut hanya dibuat dari tepung ketan, gula merah, dan santan.

Daerah Jawa Tengah dan daerah Jawa Timur, dodol disebut dengan sebutan Jenang. Perbedaanya adalah jika Jenang lebih lembek daripada dodol, lebih basah berminyak, dan umumnya dijual dalam bentuk lempengan atau plastikan. Jenang diiris sesuai permintaan pembeli. Dodol lebih kering (kesat), dipotong dengan ukuran sebesar 2 cm×1 cm×3 cm.

Pembungkus dodol berupa plastik atau kertas roti, dan dijual dalam jumlah besar di dalam kardus. Saat ini dodol mulai diminati konsumen dari negara lain, antara lain Negara Belanda,Negara Brunei Darussalam, Negara Singapura, Negara Malaysia.

 

Berbagai Macam Cara Membuat Dodol

Cara Membuat Dodol dan Aneka Resep Dodol Lainnya

Cara Membuat Dodol — Dalam tahap pembuatannya, bahan – bahan dicampur bersama – sama ke dalam kuali atau wajan yang besar dan dimasak dengan api berukuran sedang. Dodol yang dimasak tidak boleh dibiarkan tanpa pengawasan, karena apabila dibiarkan begitu saja, maka dodol tersebut akan hangus pada bagian bawahnya dan akan membentuk kerak yang akan membuat kualitas dodol menjadi jelek.

Maka dari itu, dalam proses pembuatannya campuran dodol harus diaduk terus menerus untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Waktu pemasakan dodol kurang lebih membutuhkan waktu selama 4 jam dan apabila kurang dari itu, dodol yang dimasak akan kurang enak untuk dimakan.

Setelah 2 jam, Biasanya campuran dodol tersebut akan berubah warnanya menjadi berwarna coklat pekat. Pada saat itu juga campuran dodol tersebut akan mendidih dan mengeluarkan gelembung-gelembung udara.

Selanjutnya, dodol harus diaduk agar gelembung-gelembung udara yang terbentuk tidak meluap keluar dari kuali sampai saat dodol tersebut sudah matang dan siap untuk diangkat. Langkah terakhir, dodol tersebut harus didinginkan dalam wadah yang besar. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan rasa yang enak, dodol harus berwarna coklat tua, berkilat dan pekat.

Setelah didinginkan, dodol yang sudah dingin tersebut bisa dipotong-potong dan dimakan. Dodol untuk dijual, dipotong-potong atau dibentuk dalam ukuran kecil sebelum dibungkus dengan kertas minyak atau plastik. Biasanya dodol dihidangkan kepada para tamu di hari-hari tertentu seperti hari-hari perayaan besar. Tapi ada juga yang menjual dodol sebagai oleh – oleh.

Cara Membuat Dodol Garut

Cara Membuat Dodol Garut

Bahan – Bahan yang Dibutuhkan dalam Cara Membuat Dodol Garut:

  • Tepung ketan sebanyak kurang lebih 1 kg
  • Gula merah sebanyak kurang lebih 2 kg, kemudian kita iris sampai halus
  • Santan cair sebanyak kurang lebih 2 sendok makan
  • Gula pasir sebanyak kurang lebih 2 ons
  • Buah kelapa yang sudah tua sebanyak kurang lebih, 5 buah lalu kita ambil santan kentalnya saja.
  • Garam secukupnya saja

Alat dalam Cara Membuat Dodol Garut

  • Wajan besar
  • Pengaduk adonan
  • Kompor
  • Pisau
  • Kertas minyak 
  • Loyang

Langkah dan Resep dalam Cara Membuat Dodol Garut Enak dan Lezat:

  • Pertama – tama kita campurkan bahan seperti tepung ketan, dengan irisan gula merah
  • Langkah selanjutnya kita masukan santan cair dan berilah sedikit garam.
  • Kita rebus campuran tadi sampai menjadi mengental lalu kita tuangkan kembali santan kental dan gula pasir ke dalam campuran tadi.
  • Selanjutnya kita masak terus campuran adonan dodol garut ini Sampai menjadi kental sekali selama kurang lebih 3 ½ jam lamanya.
  • Setelah itu, kita lanjutkan dengan menuangkan adonan dodol di atas wadah yang besar yang sebelumnya sudah kite beri kertas minyak .
  • Langkah selanjutnya setelah adonan sudah dituang, langkah selanjutnya yaitu oleskan minyak goreng sampai merata merata.
  • Setelah itu, kita dinginkan terlebih dahulu lalu kita gulung sampai adonan dodol membentuk bulat lonjong seperti bentuk dodol pada umumnya, atau bisa juga dibentuk dengan sesuai selera Anda.
  • Terakhir adalah kita bungkus adonan dodol menggunakan kertas minyak yang sudah kita siapkan sebelumnya.

Cara Membuat Dodol Betawi

 Cara Membuat Dodol Betawi

Bahan – Bahan dalam Cara Membuat Dodol Betawi:

  • Beras Ketan Hitam/Putih sebanyak kurang lebih  1 kg
  • Gula Merah sebanyak kurang lebih 700 gr
  • Gula Pasir sebanyak kurang lebih 700 gr
  • Santan Kelapa Murni Sebanyak kurang lebih 1 1/4 liter
  • Daun Pandan sebanyak kurang lebih 3 lbr

Cara Membuat Dodol Betawi:

  1. Pertama – tama kita masak santan sampai mendidih dicampur dengan bersama dengan gula pasir, gula merah, santan, dan daun pandan.
  2. Kita aduk terus tapi jangan sampai santan menjadi pecah.
  3. Setelah itu kita saring campuran tadi bersama-sama tepung beras ketan yang sduah kita siapkan sebelumnya.
  4. Kemudian kita aduk secara perlahan – lahan dengan apiyang berukuran kecil.
  5. lalu kita pastikan kayu pengaduk mencapai dasar wajan agar adonan dodol tidak menjadi kerak yang dapat menurunkan kualitas dodol.
  6. Selanjutnya kita masak sampai adonan mengental dan tidak lengket di wajan biasanya adonan akan mengental dan menjadi berwarna coklat pekat.
  7. Yang perlu kita perhatikan adalah pastikan adonan benar-benar matang dengan ditandai adonan menjadi gumpalan dan tidak lengket diwajan dan berwarna cokklat oekat .
  8. Kemas dan hidangkan dodol dengan menggunakan plastik atau kertas minyak.

Cara Membuat Dodol Buleleng

Dodol Buleleng

Bahan – Bahan dalam Membuat Dodol Buleleng:

  • Tepung Ketan sebanyak kurang lebih 1,5 kg
  • Kacang Tanah secukupnya saja
  • Gula Merah sebanyak kurang lebih 2,5 kg
  • Gula Pasir sebanyak kurang lebih 2 kg
  • Santan dari kelapa sebanyak kurang lebih 5 buah
  • Daun Pandan secukupnya saja 3 lembar cukup
  • Garam secukupnya saja
  • Daun Jagung untuk digunakan sebagai wadah atau kemasan dodol.
  • Tali Rafia secukupnya saja untuk menali kemasan dodol buleleng.

Langkah dan Resep dalam Cara Membuat Dodol Buleleng

  1. Pertama – tama kita siapkan bahan – bahan yang sudah disebutkan diatas .
  2. Kemudian, kita rebus santan sampai mendidih dengan menggunakan api berukuran sedang.
  3. Selanjutnya kita campurkan bahan seperti tepung ketan dan kacang tanah kedalam santan yang kita masak tadi.
  4. Setelah itu kita masukkan campuran tersebut ke dalam wajan dengan menggunakan api yang berukuran besar.
  5. Aduk – aduklah adonan selama kurang lebih 1 jam kemudian kita masukkan bahan berupa gula pasir.
  6. Aduklah adonan dodol sampai matang. Pastikan saat kita mengaduk sampai menjangkau dasar wajan agar adonan dodol tidak ada yang menjadi kerak diwajan. Karena kerak dapat menurunkan kualitas dodol yang kita buat.
  7. Lalu jika adonan dodol sudah matang adonan sudah siap untuk diangkat. Ciri adonan yang sudah matang adalah warna adonan yang sudah menjadi coklat pekat dan adonan tidak lengket di wajan. Matikan api dan angkat adonan.
  8. setelah itu kita tunggu sampai adonan dodol menjadi dingin. Lalu kita bungkus dengan menggunakan daun jagung kering dan ikat dengan tali rafia.
  9. ta ra ra ra ra.. dodol buleleng siap disajikan ataupun dijual di usaha anda.

Cara Membuat Dodol Durian

Cara Membuat Dodol Durian

Bahan – Bahan dalam Membuat Dodol Durian:

  • Durian Matang sebanyak kurang lebih 4 sampai 5 kg
  • Garam sebanyak kurang lebih 1 sdt
  • Gula Pasir sebanyak kurang lebih 1 kg

Alat – Alat dalam Cara Membuat Dodol Durian

  • Tungku
  • Pisau besar
  • Plastik pembungkus
  • Pengaduk
  • Kuali

Cara Membuat Dodol Durian:

  1. Buka durian dan ambil isinya. Pisahkan daging buah dengan isinya.
  2. Masukkan gula pasir dan daging buah serta garam ke dalam kuali yang diletakkan di atas tungku. Jika anda tidak memiliki tungku, anda bisa membuatnya sendiri. Caranya yaitu dengan membelah dua drum bekas kemudian buat lubang kayu.
  3. Aduk bahan yang ada di atas kuali terus menerus. Sebaiknya jangan menggunakan api yang terlalu besar.
  4. Terus aduk bahan selama kurang lebih 3-4 jam.
  5. Setelah 3-4 jam, dodol durian sudah siap untuk diangkat. Untuk mengetahui siap atau tidaknya, anda bisa mengetahui dari lengket atau tidaknya adonan di pengadukan.
  6. Potong-potong adonan menjadi seperti bentuk dodol pada umumnya dengan menggunakan pisau besar.
  7. Bungkus dengan menggunakan plastik.
  8. Lempok sudah siap untuk dihidangkan.

Strategi Promosi Bisnis Dodol

Pemasaran bisnis dodol dapat dilakukan dengan membuat dodol yang enak dan berbeda. Selain itu kita dapat memanfaatkan promosi kuliner  melalui media sosial baik faceboook, path, whatsapp, we chat,bbm, instagram  juga situs jual beli online dan lainnya.

Kita juga dapat pula menjalankan strategi pemasaran dodol lewat menyebarkan berbagai brosur. Tapi kita bisa menggunakan cara yang murah dengan melalui interaksi langsung dengan calon pembeli.

Kekurangan Bisnis Dodol 

Segi kekurangan bisnis dodol adalah dodol mempunyai tingkat persaingan yang tinggi dan ketat. Sehingga dalam berjualan dodol dapat diminimalisir dengan membuat dodol lebih berbeda dan unik dalam memenangkan persaingan dengan pengusaha dodol yang lainnya.

Analisa Usaha Dodol

Investasi

Peralatan Harga  
mesin aduk dodol Rp.      7.115.400
kompor dan gas Rp.          325.150
meja Rp.         228.740
kursi Rp.          335.450
etalase Rp.      1.424.500
mesin pengemas makanan Rp.        345.200
pisau Rp.          25.400
timba Rp.          24.500
sendok Rp.          25.000
timbangan Rp.        235.300
mesin blender Rp.        245.200
baskom Rp.          341.250
nampan Rp.          45.200
serbet Rp.            12.200
spanduk Rp.          45.200
tempat sampah Rp.            18.200
Peralatan tambahan yang lainnya Rp.            34.250
Jumlah Investasi Rp. 10.826.140

Biaya Usaha

Biaya Tetap Nilai
mesin aduk dodol 1/62 x Rp. 7.115.400 Rp.            34.119.000
kompor dan gas 1/62 x Rp. 325.150 Rp.              5.244.000
meja 1/62 x Rp. 228.740 Rp.              3.689.000
kursi 1/62 x Rp. 335.450 Rp.              5.410.000
etalase 1/62 x Rp. 1.424.500 Rp.            22.976.000
mesin pengemas makanan 1/62 x Rp. 345.200 Rp.              5.568.000
pisau 1/44 x Rp. 25.400 Rp. 577.000
pengaduk makanan 1/44 x Rp. 21.300 Rp. 484.000
mesin pengemas 1/62 x Rp. 342.800 Rp.              5.529.000
pisau 1/44 x Rp. 118.100 Rp.              2.684.000
timba 1/44 x Rp. 24.500 Rp. 557.000
sendok 1/44 x Rp. 25.000 Rp. 568.000
timbangan 1/62 x Rp. 235.300 Rp.              3.795.000
mesin blender 1/62 x Rp. 245.200 Rp.              3.955.000
baskom 1/44 x Rp 68.200 Rp.              1.550.000
nampan 1/44 x Rp 68.200 Rp.              1.550.000
serbet 1/44 x Rp 68.200 Rp.              1.550.000
spanduk 1/44 x Rp. 45.200 Rp.              1.027.000
tempat sampah 1/44 x Rp. 18.200 Rp.  414.000
peralatan lainnnya 1/44 x Rp. 34.250 Rp.  778.000
gaji karyawan Rp.     1.400.000
Total Biaya Tetap Rp.     150.780.000

Biaya Variabel Usaha Dodol

mangga matang Rp.  284.500 x 30 = Rp.      8.535.000
gula pasir Rp.    74.500 x 30 = Rp.      2.235.000
garam Rp.      5.000 x 30 = Rp.          150.000
gula merah Rp.    35.000 x 30 = Rp.     1.050.000
vanili Rp.    13.600 x 30 = Rp.        408.000
agar-agar putih Rp.    23.000 x 30 = Rp.        690.000
kardus Rp.    21.500 x 30 = Rp.        645.000
pengemas Rp.    18.000 x 30 = Rp.        540.000
gas LPG Rp.      17.500 x 30 = Rp.        525.000
sewa tempat Rp.    16.000 x 30 = Rp.        480.000
air dan listrik Rp.    16.500 x 30 = Rp.        495.000
Total Biaya Variabel Rp.  15.753.000

Biaya Operasional

Biaya tetap + biaya variabel = Rp. 15.758.568

TotalPendapatan Perbulan

  42 bungkus x Rp.  15.000 = Rp.      630.000
Rp. 630.000 x  30 hr = Rp.  18.900.000

Keuntungan Perbulan

Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
Rp.    18.900.000 15.758.568 = Rp.  3.141.432

Sekian tadi cara membuat dodol yang dicantumkan juga analisa usahanya semoga bermanfat bagi kita semua. Terutama bagi para pembaca dan yang ingin membuka usaha dodol.

 

Baca juga artikel cara membuat minuman lemon untuk diet