Cara Memasak Susu Kedelai agar Tidak Pecah

Pada artikel kali ini, saya akan membahas cara memasak susu kedelai agar tidak pecah. Cara pembuatannya sangat mudah dan dapat dilakukan dirumah, simak artikel berikut ini!

Jenis- jenis Kedelai

1. Kedelai kuning

Kedelai yang memiliki kulit berwarna kuning, putih, atau hijau. Saat dipotong melintang, terlihat warna kuning pada irisan bijinya. Kedelai kuning biasanya dibuat menjadi tempe.

2. Kedelai hitam

Kedelai dengan kulit biji hitam. Kedelai hitam mengandung antisian. Antisianin berpotensi mencegah proses oksidasi yang terjadi secara dini dan menyebabkan penyakit degeneratif.

3. Edamame

Yang sedang naik daun, edamame telah terbukti mengandung kadar isoflavon tertinggi dibandingkan dengan kedelai lainnya. Kandungan protein edamame mencapai 36%, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kedelai olahan lainnya.

Susu Kedelai

Adalah salah satu minuman paling sehat. Susu ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memiliki rasa yang enak. Tak heran jika susu ini sangat digemari masyarakat. Dari anak-anak hingga orang tua mengkonsumsi susu.

Jenis susu sangat beragam dan banyak, termasuk susu kedelai. Susu kedelai adalah jenis susu yang terbuat dari kedelai sebagai bahan utamanya.

Bahan-bahan yang sering dibuat tahu dan tempe bisa diolah menjadi minuman sehat. Kandungan gizi dan protein yang dibutuhkan tubuh kita. Padahal, membuat sari kedelai yang terbuat dari sari kedelai tidaklah sulit.

Cara Memasak Susu Kedelai agar Tidak Pecah

Bahan-bahan Yang Digunakan

  • 300 gram kacang kedelai (timbang setelah di rendam)
  • 2000 ml air matang
  • 10 sdm gula pasir
  • 1 ruas Jahe (Geprek)
  • 3 lembar daun pandan
  • Secukupnya Garam

Alat Yang Digunakan

  • Panci
  • Saringan
  • Kompor
  • Blender / mesin susu kedelai

Cara Memasak Susu Kedelai agar Tidak Pecah

  1. Cuci bersih kacang kedelai lalu rendam semalam Setelah di rendam semalam cuci hingga benar2 bersih sembari di buang kulitnya dan cuci berulangkali hingga bersih dan tiriskan Kemudian timbang seberat 300 gr.
  2. Didihkan air dalam panci hingga air benar-benar mendidih. Kemudian masukan kacang kedelai dan masak selama 5 menit.

  3. Setelah 5 menit di masak, angkat dan tutup rapat dan diamkan 30 menit.
  4. 30 menit setelah itu di diamkan, kemudian masak kembali selama 7 menit hingga mendidih.

  5. Setelah di masak 7 menit angkat dan biarkan hingga dingin lalu saring.
  6. Setelah kacang kedelai dingin siapkan blender. Dan blender kacang kedelai dengan 2000 ml air matang hingga halus kemudian saring.

  7. Setelah di saring diamkan selama kurang lebih 2 jam hingga endapan kacang kedelai turun kebawah dan terpisah dengan air sari kacang kedelai.

  8. Tuang air sari kacang kedelai kedalam panci dan hati2 pada tahap ini agar endapan kacang kedelai tidak terbawa. Dan sisa endapan kacang kedelai di saring dengan kain/serbet bersih hingga benar2 habis tersaring.

  9. Hanya sisa ampasnya saja dan mengahasilkan sari kacang kedelai. Campurkan sari kacang kedelai dengan jahe, tambahkan gula, garam dan daun pandan.

  10. Masak dengan api sedang sambil di aduk-aduk sampai benar2 mendidih. Setelah mendidih angkat. Harus sering di aduk-aduk agar susu kacang kedelai tidak pecah.

  11. Setelah agak dingin saring dan hidangkan lebih nikmat di hidangkan ketika dingin.

Baca juga: Cara Membuat Garlic Cheese  Bread

Kandungan Gizi Susu Kedelai

  • Air: 87,0 g
  • Energi: 41 Kal
  • Protein: 3,5 g
  • Lemak: 2,5 g
  • Karbohidrat: 5,0 g
  • Serat pangan: 0,2 g
  • Kalsium: 50 mg
  • Fosfor: 45 mg
  • Zat besi: 0,7 mg
  • Natrium: 128 mg
  • Kalium: 287,9 mg
  • Tembaga: 0,12 mg
  • Zink: 1,0 mg
  • Karoten Total: 200 mcg
  • Vitamin B1: 0,08 mg
  • Riboflavin (Vitamin B2): 0,05 mg
  • Niasin: 0,7 mg
  • Vitamin C: 2 mg

Manfaat Susu Kedelai Bagi Tubuh

Berikut ini adalah beberapa manfaat susu kedelai yang perlu kamu ketahui.

1. Membantu proses pertumbuhan

Manfaat susu kedelai yang pertama adalah mendukung proses tumbuh kembang pada anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Hal ini karena kandungan susu kedelai yang kaya akan protein.

2. Membantu menurunkan Kolestrol

Protein terbuat dari asam amino yang memiliki keuntungan mencegah berbagai penyakit. Asam amino dan isoflavon yang terkandung dalam susu kedelai memiliki fungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

3. Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Beberapa penelitian membandingkan sari kedelai dengan susu sapi dalam menurunkan tekanan darah.

Didapatkan bahwa susu kedelai mampu menurunkan tekanan darah lebih baik dibandingkan dengan susu sapi pada pasien dengan hipertensi ringan sampai sedang.

4. Membantu mengontrol gula darah

Bahwa konsumsi makanan yang diolah dari biji-bijian dapat membantu mengontrol gula darah pada penderita diabetes.

5. Membantu menurunkan berat badan

Manfaat susu kedelai selanjutnya adalah sebagai menu diet yang baik untuk menurunkan berat badan dan mencegah obesitas. Hal ini karena kandungan protein yang tinggi pada kedelai.

6. Mencegah Osteoporosis

Manfaat susu kedelai lainnya yaitu mengurangi kemungkinan terjadinya osteoporosis. Osteoporosis merupakan risiko yang dialami wanita pada usia menopause atau pada usia lanjut.

Cara Mengawetkan Susu Kedelai

1. Segera masukkan ke dalam kulkas

Cara termudah untuk memperpanjang kesegaran susu kedelai adalah dengan segera memasukkan susu kedelai ke dalam lemari es.

Setelah Anda memasak susu kedelai, segera masukkan ke dalam lemari es. Dan saat dipasarkan, perlu dimasukkan ke dalam lemari es atau cooler, atau dimasukkan ke dalam es batu juga.

2. Jangan tambahkan gula, perasa, atau pewarna terlebih dahulu

Gula, rasa, dan warna dapat mempercepat susu kedelai yang buruk. Dan penggumpalan juga bisa terjadi.

Oleh karena itu, jika Anda berencana untuk mengonsumsinya dalam jangka waktu yang lama, tambahkan gula dan bahan tambahan lainnya saat Anda mengonsumsinya

3. Bungkus rapat

Setelah membuat susu kedelai, segera bungkus susu kedelai dalam bungkus yang rapat. Agar tidak ada bakteri yang masuk ke dalam susu yang bisa membuat susu kedelai basi

4. Proses cepat

Saat membuat susu kedelai sebaiknya dilakukan dengan cepat dan tidak dalam waktu yang lama. Misal, susu kedelai jangan langsung direbus dan disimpan di panci terlalu lama

5. Dilengkapi dengan bahan pengawet yang aman

Pilihan terakhir untuk mengawetkan susu kedelai adalah dengan memberikannya bahan pengawet. Jadi bisa lebih lama.

6. Dijual dan dikonsumsi dengan cepat

Nah, bagi Anda yang membuat susu kedelai untuk dijual, Anda harus bisa memperhitungkan jumlah produksinya. Jangan biarkan terlalu banyak menghasilkan. Produksi hari ini harus sesuai dengan penjualan kemarin.

Juga, Anda perlu menjual susu kedelai yang Anda hasilkan segera. Misalnya, jika Anda membuat susu kedelai di pagi hari, maka harus segera dipasarkan setelah dibuat.

Sekian artikel cara memasak susu kedelai agar tidak pecah, semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencobannya.