Cara Memasak Santan Nangka Pedas Mudah dan Praktis

Banyak sekali jenis sayuran yang bisa kita buat dengan mudah, praktis di rumah sebagai menu makan. Dimana dari banyaknya jenis sayur ada salah satu sayur legendaris yang sampai saat ini memiliki banyak penggemar.

Sayur yang dimaksud adalah jenis sayur nangka. Sayur ini dipercaya memiliki rasa yang begitu nikmat, bisa kita buat dengan bahan dan bumbu sesuai dengan selera kita. Hal ini dimaksudkan agar kita mendapatkan resep sayur nangka yang berbeda dari biasanya.

Dimana salah satu sayur nangka yang bisa dibuat yaitu sayur nangka yang matang dengan santan yang rasa pedas melengkapinya. Sayur nangka masak santan pedas ini akan sangat cocok bagi anda yang suka masakan pedas.

Karena dengan rasa pedas dan nikmat yang dihasilkan akan membuat anda ketagihan dan terus menerus ingin mencicipinya. Maka dari itu, bagi anda pecinta pedas wajib untuk membuat dan mencoba sayur yang satu ini di rumah.

Di bawah ini sudah kami sajikan resep dan cara membuat sayur nangka pedas yang nikmat khusus untuk anda.

Tips Mudah Cara Memasak Santan Agar Tidak Pecah

1. Pakai Api Kecil

Saat merebus santan, jangan pernah menggunakan suhu api yang terlalu tinggi, terlalu cepat mendidih akan membuat santan tidak akan tercampur dengan bahan lainnya. Oleh karena itu, gunakanlah api kecil setiap kali hendak memasak makanan berbahan dasar santan.
Terus Diaduk

Nah, yang satu ini juga sering diabaikan. Biasanya kita merebus santan itu hanya mengaduknya sesekali saja sembari menunggunya mendidih. Padahal, santan harusnya diaduk secara terus menerus supaya rasanya makin lezat dan mudah tercampur dengan bahan lainnya secara keseluruhan.

2. Masukkan Waktu Terakhir

Tiap kali memasak santan, pertama-tama rebus santan terlebih dahulu, setelah itu angkat dan dinginkan pada wadah terpisah. Jangan langsung mencampurkan santan dengan bahan lainnya, sebaiknya masukkan santan pada saat tahap akhir memasak. Dengan begitu masakan bersantan tidak akan pecah dan gurihnya pun merata.

3. Gunakan Santan Bubuk

Selain menggunakan santan cair, Sasa Cooks bisa juga menggunakan santan bubuk sebagai pengganti santan cair tersebut. nah, sasa menghadirkan varian santan bubuk yang memiliki banyak sekali kelebihan dibandingkan dengan santan biasa. Seperti harganya yang jauh lebih murah, jauh lebih praktis, dan juga lebih tahan lama dibandingkan dengan santan cair. Dengan Sasa Santan Bubuk, dijamin makanan bersantan tidak akan pecah ^^.

itu tadi cara memasak santan agar tidak pecah. saya akan menambahkan bagaimana cara membuat santan dengan kental.

Cara Memasak Santan Nangka

Bahan dan Bumbu :

  1. Bahan Utama :

  • 300 gram nangka muda
  • 5 lembar kol
  • 3 buah cabai hijau besar
  • 1000 ml santan dari 1/2 butir kelapa
  • 500 ml air
  1. Bumbu Sayur Nangka Masa Santan Pedas

  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • 1 batang serai
  • 2 lembar duan salam
  • 3 cm lengkuas
  1. Bumbu yang Dihaluskan

  • 3 siung bawang putih
  • 6 butir bawang merah
  • 3 butir kemiri sangari
  • 1 buah cabai merah besar
  • 2 buah cabai merah keriting
  • 1/2 sendok teh ketumbar
  • 1 cm kunyit bakar

Cara Memasak :

  • Cara Pengolahan Nangka

  1. Ambil nangka muda yang telah anda siapkan.
  2. Lalu potong-potong nangka muda tersebut dnegan ukuran sesuai selera.
  3. Setelah itu cuci nangka muda sampai bersih.
  4. Jika telah dicuci, rebus nangka muda tersebut sampai empuk dan lunak.
  • Cara Menyiapkan Bahan dan Bumbu Sayur Nangka Masak Santan Pedas

  1. Pertama buang tulang daun kol yang telah anda siapkan.
  2. Lalu potong-potong. Potong-potong cabai hijau besar dengan arah memarkan serai dan lengkuas.
  3. Lalu haluskan semua bumbu halus yang telah ditentukan seperti di
  • Cara Membuat/Memasak Sayur Nangka Masak Santan

  1. Langkah pertama, rebus air yang telah anda siapkan.
  2. Setelah itu, masukan bumbu yang telah dihaluskan, lengkuas, serai, dan daun salam.
  3. Rebus hingga air mendidih dan tercium harum. Jika sudah, masukan nangka muda yang telah direbus.
  4. Lalu tambahkan pula cabai hijau dan kol. Aduk sampai merata.
  5. Setelah itu, masukkan santan secara perlahan dan masak sampai mendidih. Tambahkan garam dan gula merah.
  6. Aduk kembali sampai bumbu larut. Masak hingga semua bahan matang dan bumbu meresap.
  7. Jika sudah matang, angkat lalu sajikan. Sayur nangka siap dinikmati dengan sepiring nasi hangat.
  8. Untuk mendapatkan rasa yang lebih pedas lagi anda bisa menambahkan sambal sesuai dengan selera.

Resep Santan Sayur Nangka

Bahan-Bahan :

  • 1/4 kg nangka muda (potong kecil-kecil)
  • 1/2 kg daging ayam (bersihkan, potong sesuai selera)
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1/2 liter santan kental
  • 3 lembar daun salam
  • Lengkuas (secukupnya, memarkan)
  • Jahe (secukupnya, memarkan)
  • 1 batang serai (memarkan)
  • 4 buah cabai merah (buang isinya, haluskan)
  • 5 buah cabai rawit (haluskan)
  • 7 siung bawang merah (haluskan)
  • 7 siung bawang putih (haluskan)
  • 1 ruas kunyit (bakar/goreng haluskan)
  • 4 butir kemiri (sangrai, haluskan)
  • Garam (secukupnya)
  • Gula (secukupnya
  • Minyak (secukupnya)

Cara Membuat :

  1. Panaskan air hingga mendidih. Masukkan nangka muda dan rebus kira-kira selama 30 menit. Angkat tiriskan.
  2. Rebus daging ayam hingga empuk lalu lalu angkat. Sisakan sedikit kaldunya.
  3. Tumis bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan dengan sedikit minyak hingga aromanya harum. Tambahkan daun jeruk, serai, daun salam, lengkuas, jahe dan garam serta sedikit gula. Tambahkan air kaldu ayam dan sedikit air.
  4. Masukkan ayam dan aduk rata sampai bumbu meresap. Masukkan pula nangka muda. Masak hingga bumbu meresap ke dalam masakan.
  5. Jika sudah, tambahkan santan kental. Aduk rata sampai mendidih dan semua bahan matang. Angkat lalu sajikan. Taburi bawang goreng agar rasanya lebih gurih dan bertambah lezat.

5 Tips Menyimpan Cara Memasak Santan Agar Tidak Pecah Mudah Tanpa Basi

Jika pada pembahasan awal tadi saya sudah membahas tentang cara memasak santan agar tidak pecah maka kali ini saya akan membahas cara menyimpan santan yang sudah dibuat tadi agar tidak mudah basi jadi berikut langkah-langkahnya.

1. Simpan Santan Di Wadah Tertutup

Salah satu bahan makanan yang rentan busuk bila disimpan di wadah terbuka adalah santan. Dengan memakai wadah yang sembarangan untuk menyimpan santan hanya akan meningkatkan risiko santan terkontaminasi kotoran, debu, serta bakteri yang akan mempercepat pembusukan.

Untuk proses penyimpanan santan lebih awet dan tahan lama, sebaiknya saring santan sebanyak dua kali hingga kotoran benar-benar hilang. Lalu, simpanlah santan di dalam wadah kedap udara yang sebelumnya sudah dicuci menggunakan air panas.

2. Rebus Santan Dengan Garam Sebelum Disimpan

Biasanya santan yang baik akan bertahan lama sampai dua hari setelah proses penyaringan yang untuk dijadikan bahan makanan. Jika ingin menyimpan santan dalam jangka waktu yang lama, salah satunya dapat dilakukan adalah merebusnya bersama beberapa jumput garam.

Taburkan setengah hingga satu sendok teh garam ke dalam santan, lalu biarkan hingga mendidih dan mengeluarkan letupan. Karena garam dapat meningkatkan rasa gurih dan lezat pada santan.

3. Simpan Di Dalam Freezer

Setelah proses perebusan, santan akan bertahan hingga empat hari bila disimpan di dalam kulkas. Bila disimpan di dalam freezer akan lebih tahan lama dibanding di simpan di dalam kulkas.

Dengan menyimpannya ke dalam sebuah freezer, santan akan tetap segar selama satu hingga dua bulan lamanya. Ketika akan diolah, pindahkan santan dari freezer lalu biarkan hingga santan benar-benar mencair.

4. Beri Lebel Tanggal Pada Wadah Pembungkus

Sebelum dibekukan ke dalam sebuah freezer, jangan lupa untuk mencantumkan tanggal penyimpanan santan. Agar kamu dapat mengetahui masa kedaluwarsa santan buatanmu. Pencantuman masa kadaluwarsa akan menurunkan risiko dari santan, karena terlalu lama disimpan di dalam kulkas.

5. Hindari Penggunaan Wadah Berbahan Logam

Jangan menyimpan santan menggunakan wadah yang terbuat dari besi atau logam lainnya. Menggunakan wadah logam akan mempengaruhi rasa asli santan. BUkan hanya itu, bagian tutup pada wadah logam umumnya tidak serapat wadah kedap udara, sehingga bakteri lebih rentan menempel dan merusak santan.