Beras Merah VS Beras Putih

Nasi Putih
Umumnya, nasi putih memiliki rasa yang lebih enak, lebih manis dan lebih gurih. Makanan pokok satu ini juga bisa menstimulus nafsu makan dengan baik. Kandungan nutrisi di dalamnya adalah karbohidrat, glukosa, vitamin dan lainnya. Konsumsi nasi putih dalam jumlah tepat bisa bantu kamu merasa kenyang, melancarkan sistem pencernaan, tidak mengandung lemak, bikin energi tubuh baik dan semangat. Tapi hati-hati, konsumsi nasi putih berlebih bisa berbahaya buat tubuh karena memicu risiko diabetes, obesitas hingga jantung.
Nasi Merah
Dibandingkan dengan nasi putih, nasi merah lebih mengenyangkan, baunya cukup menyengat dan teksturnya lebih kasar atau padat. Kandungan nutrisi yang terkandung di dalam nasi merah antara lain adalah zat besi, mineral, karbohidrat, serat, lemak dan bebrapa senyawa antosianin yang bermanfaat menyembuhkan beberapa penyakit kronis.
Konsumsi nasi merah dalam jumlah tepat bisa bantu kamu memiliki sistem pencernaan yang sehat, menstabilkan gula darah dalam tubuh dan menurunkan kolesterol dalam tubuh. Tapi, sama dengan nasi putih, konsumsi nasi merah dalam jumlah berlebih bisa menyebabkan obesitas dan berbagai risiko penyakit lainnya.
Mengetahui perbedaan dari nasi putih dan nasi merah, jadi mana yang lebih sehat? Para ahli nutrisi dan kesehatan mengungkapkan jika kedua nasi tersebut sebenarnya sama-sama baik selama dikonsumsi dalam jumlah tepat dan dibarengi dengan konsumsi makanan lain yang menyehatkan.
Konsumsi nasi merah tak akan berpengaruh pada kesehatan tubuh apalagi menurunkan berat badan jika jumlah saat konsumsinya berlebih atau tidak dibarengi dengan pola hidup sehat. Walau setiap hari kamu makan nasi putih tapi memiliki pola hidup sehat, mengurangi jumlah asupannya dan menggantinya dengan sayur, buah atau ikan tanpa lemak, memiliki olahraga cukup, memiliki istirahat cukup dan cairan di tubuh tercukupi dengan baik, hal ini akan menjamin tubuh kamu senantiasa sehat.
Bahkan lebih sehat dari aktivitas mengganti nasi putih dengan nasi merah dengan pola hidup yang kurang baik.Semoga informasi ini bermanfaat dan kita semua semakin bijak untuk memilih makanan pokok untuk kita. Asalkan kita menjalankan pola hidup sehat, dipastikan kita akan selalu sehat dan jauh dari risiko sakit.
Apakah Anda tahu apa saja perbedaan beras merah dengan beras putih dari segi kandungan gizi? Ini jawabannya.

1. Seratnya lebih tinggi

Beras merah dianggap sebagai salah satu jenis beras yang paling bernutrisi, karena proses produksinya tanpa pembuangan kulit. Satu gelas beras merah mengandung 218 kalori, 4.5 gram protein, 1.8 gram lemak, 3.5 gram serat, dan 45.8 gram karbohidrat.

Sedangkan dengan porsi yang sama, beras putih mengandung 242 kalori, 4.4 gram protein, 0.4 gram lemak, 53.2 gram karbohidrat, dan 0.6 gram serat. Beras merah memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dengan kaloriyang lebih rendah jika dibandingkan dengan beras putih.

2. Vitaminnya lebih banyak

Beras merah merupakan sumber thiamine, niacin, dan vitamin B6 yang baik. Pada satu porsi beras merah mengandung 0.2 mg thiamine, 2.6 mg niacin, dan 0.3 mg vitamin B6.

Beberapa beras putih yang dijual di pasaran kini menambahkan vitamin B yang umumnya hilang pada masa pengolahan. Vitamin B ini penting untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut.

3. Mineralnya lebih kaya

Setiap porsi beras merah dapat memberikan kandungan 86 mg magnesium (22% dari anjuran asupan harian) dan 150 mg fosfor (15% dari anjuran asupan harian).

Sedangkan beras putih ‘hanya’ menyumbang 24 mg magnesium dan 69 mg fosfor. Magnesium penting untuk menjaga fungsi imunitas, jantung, dan saraf.

Sementara fosfor dibutuhkan untuk menjaga kesehatan fungsi ginjal, tulang, dan gigi.

4. Indeks glikemiknya lebih rendah, baik untuk mengontrol gula darah

Berdasarkan jurnal yang dipublikasikan di International Journal of Food Science and Nutrition tahun 2006, mereka yang makan beras merah memiliki kadar gula darah yang lebih rendah setelah makan jika dibandingkan dengan beras putih.

Mengapa? Hal tersebut dikarenakan indeks glikemik beras merah lebih rendah (55) jika dibandingkan dengan beras putih (86). Hal ini dikarenakan oleh kandungan serat, polifenol dan phytic acid yang lebih tinggi pada beras merah.

Indeks glikemik adalah kemampuan suatu makanan untuk meningkatkan kadar gula di dalam darah. Indeks glikemik yang rendah mengindikasikan makanan tersebut lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi penderita diabetes.

Dengan mengganti konsumsi nasi putih Anda dengan nasi merah, menurut penelitian yang diterbitkan di Archives of Internal Medicine tahun 2011, risiko diabetes Anda dapat menurun.

5. Kalorinya lebih sedikit, efektif menurunkan berat badan

Mengganti nasi putih yang biasa Anda konsumsi dengan nasi merah dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan, karena menyumbang kalori lebih sedikit.

Selain itu, nasi merah memiliki kadar serat yang lebih tinggi sehingga dapat membuat Anda lebih cepat kenyang dan tidak makan berlebihan.

Namun, dengan mengonsumsi nasi merah yang dimasak dari beras ini setiap hari tidak serta-merta akan membuat Anda menjadi langsing.  Karena dalam menurunkan berat badan, Anda perlu mengonsumsi kalori lebih sedikit dan membakar kalori lebih banyak melalui olahraga.

Manfaat Beras Merah untuk Kesehatan

1. Menurunkan Berat Badan

Banyak orang yang sudah merasakan khasiat dari beras merah untuk menurunkan badan. Tingkat rendahnya kadungan kalori pada beras merah, maka akan mencegah perut buncit.

2. Mencegah Masalah Pencernaan

masalah pencernaan dapat dicegah dengan mengonsumsi beras merah. Krena beras merah memiliki kandungan serat yang tinggi. Jadi mulai saat ini konsumsilah makanan alami untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

3. Mengontrol Gula untuk Penderita Diabetes

Bagi anda yang menderita diabetes, ada baiknya beralih ke beras merah karena kandungan seratnya sangat tinggi serta kandungan kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan beras putih.

4. Menambah Asupan Energi

Kandungan karbohidrat yang ada di dalamnya membuat beras merah menimbulkan asupan energi. Sehingga anda bisa melakukan berbagai kegiatan sehari-hari dengan baik yang membutuhkan tenaga fisik. Tenaga yang anda dapatkan saat beraktivitas penuh itu berasal dari mangan yang membantu proses pengubahan protein dan karbohidrat menjadi energi.

5. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Ada beragam jenis vitamin dan mineral yang terkandung dalam beras merah. Itulah sebabnya mengonsumsi beras merah akan membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Karena kebutuhan mikronutrisi bagi tubuh akan terpenuhi dengan baik jika kamu menjadikan beras merah sebagai bahan makanan pokokmu.

1. Menurunkan Berat Badan

Banyak orang yang sudah merasakan khasiat dari beras merah untuk menurunkan badan. Tingkat rendahnya kadungan kalori pada beras merah, maka akan mencegah perut buncit.

2. Mencegah Masalah Pencernaan

masalah pencernaan dapat dicegah dengan mengonsumsi beras merah. Krena beras merah memiliki kandungan serat yang tinggi. Jadi mulai saat ini konsumsilah makanan alami untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

3. Mengontrol Gula untuk Penderita Diabetes

Bagi anda yang menderita diabetes, ada baiknya beralih ke beras merah karena kandungan seratnya sangat tinggi serta kandungan kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan beras putih.

4. Menambah Asupan Energi

Kandungan karbohidrat yang ada di dalamnya membuat beras merah menimbulkan asupan energi. Sehingga anda bisa melakukan berbagai kegiatan sehari-hari dengan baik yang membutuhkan tenaga fisik. Tenaga yang anda dapatkan saat beraktivitas penuh itu berasal dari mangan yang membantu proses pengubahan protein dan karbohidrat menjadi energi.

5. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Ada beragam jenis vitamin dan mineral yang terkandung dalam beras merah. Itulah sebabnya mengonsumsi beras merah akan membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Karena kebutuhan mikronutrisi bagi tubuh akan terpenuhi dengan baik jika kamu menjadikan beras merah sebagai bahan makanan pokokmu.